Welcome to The Page of Fun!

me, mine, and mind...

Juli 16, 2011

I'm 9th Grade

Sudah 1 minggu ini aku udah resmi jadi anak kelas 9, kakak kelas tertinggi di sekolah, buahahaha. Aku dapat kelas 9D. Orang-orangnya bertampang baik semua, dan banyak juga yang udah aku kenal sebelumnya. Semoga menjadi kelas yang menyenangkan.

Setiap tahun, seperti biasa, di setiap sekolah pasti ngadain MOS. Sebenarnya seluruh anggota pengurus OSIS ikut nge-MOS, tapi bergiliran. Aku nge-MOS hari kedua dan ketiga. Hari kedua aku masuk ke kelas 7C bareng ketua OSIS, Felix buat ngawasin mereka selama guru ceramah tentang tata krama. Bosan abis. Cuma berdiri-berdiri di depan kelas, liat-liatin adek kelas. Bikin pegel kaki. Tapi sebenarnya aku bersyukur banget dapat bagian ngawas 7C, karena disana ada adiknya si brokoli(baca postingan sebelum-sebelumnya). Setelah selesai ngawas, waktunya keluar main. Inilah saat yang paling mengasyikan. Sesi tanda tangan :D Haha. Aku sama Ara berdiri di pinggir lapangan, dan gak lama kemudian adik-adik kelas datang silih berganti minta tanda tangan kami. Yah, setiap tahun memang peserta MOS disuruh nyari tanda tangan kakak-kakak OSIS, kegiatan rutin. Dan jadilah kami tenar mendadak :P Aku sama Ara menandatangani banyak buku adik-adik kelas. Mungkin sekitar 20-an. Ehaa :D Setelah itu saatnya pelatihan baris-berbaris(PBB). Aku sama Ara gak dapat bagian disini. Tapi sebenarnya kalau mau bisa aja ikut-ikutan anak OSIS lainnya buat ngelatih peserta MOS. Tapi kami lebih memilih duduk di pinggir lapangan voli nontonin mereka. Dan udah pasti kami nontonin adiknya Brokoli. Saat lagi duduk-duduk tiba-tiba datang seorang kakak kelas kami yang baru aja lulus. Dia masuk SMA yang sama dengan si Brokoli. Kemudian Ara nanya siapa aja yang masuk kelas aksel dari sekolah kami. Terus kakak itu menjawab satu nama. Mendadak jantung terasa berhenti berdetak(cieelah). Orang itu adalah si Brokoli. Aku sempat menunggu beberapa saat, menunggu kakak itu mengucapkan nama lain. Tapi kakak itu tidak menyebut yang lain. Dan ternyata, cuma si Brokoli-lah yang masuk kelas aksel dari sekian banyak murid sekolah kami yang masuk SMA itu. Cuma dia. GLEGAARRR. Aku shock. Kemudian Ara nanya lagi apa aja syarat-syarat masuk sekolah itu. Kakak itu menjawab, bahwa untuk ikut tes harus dilihat dulu nilai rapornya. Ada 5 pelajaran yang akan dilihat. Bahasa Indonesia, bahasa inggris, IPA, IPS, dan... matematika. Kelima pelajaran itu akan dilihat nilainya mulai dari kelas 7 semester 1 sampai kelas 9 semester 2. Dan standar untuk masing-masing pelajaran adalah 75. 75....bukan rata-ratanya. Aku shock kembali. Nilai matematikaku kelas 8 semester 1 adalah 71,dan semester 2 adalah 73. Aku shock. Kemungkinan besar aku gak mungkin bisa ikut tes masuk SMA itu. Kecuali mereka mengubah sistemnya untuk tahun depan. Aku hanya bisa berharap.

Hari ketiga MOS. Ini adalah hari terakhir. Setiap kelas harus menampilkan 1 penampilan. Pengurus OSIS juga akan menampilkan sebuah pertunjukan. Dan pertunjukannya adalah drama Malin Kundang. Disini seluruh pengurus OSIS ikut berperan, maka dari itu dibuatlah ceritanya sedikit 'melenceng' dari cerita aslinya meskipun pokok permasalahannya tetap sama. Di drama ini ada pedagang kue, pedagang bakso, dan petani, yang engga tau dari mana asalnya. Dan aku jadi petani. Bersama Ara, dan beberapa cewe lainnya. Pokoknya peran ini engga enak banget, cuma numpang akting ngecangkul bentar. Ga perlu dibahas.

Tapi ada berita duka dari sekolah kami. Guru kami, bapak Manulang yang sekaligus wali kelas aku di kelas 9, telah wafat pada hari kamis tgl 14 Juli. Beliau baru 2 hari berada bersama kami, namun hidup seseorang tidak ada yang tau. Semoga beliau tenang di samping Bapa...

Kira-kira seperti itulah hari-hari aku selama kelas 9. Kelas 9 ini udah pasti bakal penuh perjuangan. Berjuang untuk UN dan berjuang untuk masuk SMA 8. Wish me luck this year. Bye...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.