Halo! Aku bikin postingan kali ini karena awalnya, beberapa hari yang lalu, aku melihat artikel tentang beberapa pantai unik di fanpage Surfer Girl di beranda facebook aku. Artikel yang disajikan hanya sekilas, dan karena penasaran, akhirnya aku browsing lebih lanjut. Dan inilah beberapa pantai dan sebuah danau unik tersebut. Artikelnya aku copas dari beberapa website (dengan perubahan seperlunya) hehe. Tapi tetap aku cantumin alamat websitenya kok. Have fun! ;)
Playa de Gulpiyuri, a Beach Without the Sea
Pantai Gulpiyuri di Spanyol memang berbeda. Pantai ini memiliki pasir seperti pantai umumnya, tapi coba lihat ke depan, Anda tidak akan menemukan laut luas, hanya ada tebing tinggi. Inilah pantai unik tanpa laut.
Pantai unik ini terletak di Llanes, sebuah kota kecil di utara Spanyol, di antara Punta Rociera dan Castro Molina. Pantai Gulpiyuri cukup kecil dengan panjang 40 meter dan lebar 15 meter.
Walau kecil, pantai di Spanyol ini sangat spesial karena setiap pengunjung yang datang tidak akan melihat laut, seperti yang ditulis situs World Tourist Place. Panorama yang tersaji dari pantai hanyalah kumpulan air asin dengan tebing tinggi. Unik bukan?
Pantai ini memiliki kandungan air garam dari Teluk Biscay, Laut Cantabria. Pantai tersebut terletak 100 meter dari laut yang terhubung oleh gua bawah tanah.
Saat air pasang, pantai Gulpiyuri adalah tempat yang indah untuk berenang bagi anak-anak dan orang dewasa. Saat surut, pantai menjadi tempat yang tepat untuk berjemur, selain itu pantai juga menawarkan pemandangan gua bawah tanah.
Tebing-tebing tinggi yang mengelilingi Pantai Gulpiyuri terlihat begitu kokoh. Rerumputan hijau yang tumbuh di atas tebing, menambah kesan anggun tersendiri dibalik keunikannya.
California Glass Beach
Pantai ini pasirnya bukan lah pasir yang seperti kita selalu lihat di indonesia. Melainkan semua nya adalah kaca kaca. Namun jangan takut, kaca ini tak tajam, jadi jangan khawatir kaki anda akan luka luka ketika mengunjungi pantai ini.
Pantai ini awal nya tidaklah seindah yang sekarang. Dulu pantai ini menjadi tempat pembuangan limbah limbah rumah tangga dan juga termasuk limbah limbah botol kaca. Walaupun pantai, namun dulu nya keadaan pantai ini sungguhlah jorok dan jauh dari gambaran pantai pantai pada umum nya. Banyak sekali tumpukan sampah disana, mulai dari sampah makanan, restoran, barang barang bekas dan bahkan juga abanyak sekali sampah yang berasal dari mobil bekas.
Saat itu masih tahun 1949, namun sudah di hentikan sejak tahun 1960-an. Setelah itu pemerintah walikota setempat memutuskan melarang para masyarakat untuk membuat sampah mereka lagi di pantai tersebut. Dan mulai saat itu di mulai lah upaya pembersihan Glass Beach ini. Namun tentu saja tidak semua sampah bisa di bersihkan dengan sempurna. Jenis sampah seperti kaca-kaca masih tersisa di sana. Namun, karena adanya proses alami seperti terserus air ombak dan juga air laut. Merubah wujud semua sampah kac kaca tersebut. Kaca kaca yang pada awal nya tajam dan berbahaya bagi siapa saja yang datang ke pantai tersebut, berubah menjadi lebih tumpul. Bahkan bentuk nya pun kini lebih menyerupai batu batuan biasa. Namun beda nya, batu batuan yang terbentuk dari kaca nya ini terlihat jauh lebih indah di bandingkan dengan batu batu gelap dan biasa lain nya. Warna nya pun beraneka ragam, ada yang berwarna hijau, merah, kuning atau pun bening. Dan kini, Glass Beach telah masuk sebagai salah satu bagian dari Taman Nasional MacKerricher, California, Amerika Serikat.
Namun sayang nya keberadaan pantai kaca nan indah ini pun sedaang terancam. Karena banyak sekali pengunjung pantai yang datang namun ikut memunguti batu batu hasil olahan alam ini. Dan mereka para pengunjung memungut batu batu kaca ini sebagai cenderamata atau oleh oleh untuk di bawa pulang.
Green Lake, Underwater Garden In Austria
Green Lake terletak di Tragoess, Stryia, Austria tepatnya di kaki pegunungan salju Hochschwab. Pada musim gugur dan musim dingin, area ini adalah sebuah taman. Taman di tepi danau ini sering dikunjungi, kebanyakan oleh para pendaki gunung. Namun taman asri pada musim dingin ini berubah drastis pada saat musim panas, menjadi danau.
Danau ini dinamakan der Gruene See atau the Green Lake karena airnya yang berwarna hijau alami seperti zamrud. Kedalaman danau hanya sekitar 1-2 meter pada saat musim dingin. Sedangkan pada musim panas taman ini perlahan tenggelam. Hal ini disebabkan oleh melelehnya salju yang menutupi puncak pegunungan Hochschwab pada musim semi. Kemudian salju yang meleleh itu mengalir ke bawah pegunungan yang bermuara pada danau Gruner See ini. Kedalaman danau pun meningkat drastis, pada musim dingin, kedalaman danau bisa mencapai 12 meter. Selain itu, air danau ini sangat dingin sehingga suhunya bisa mencapai 4-8 derajat Celcius. Hal ini tentu saja tidak mengherankan, karena air danau tersebut berasal dari salju puncak pegunungan Hochschwab yang mencair.
Pada musim panas, para penyelam bisa berenang bersama ikan di danau dengan pemandangan pepohonan asri dan rumput hijau. Tidak hanya itu, Anda pun bisa mencoba jalan di jalan setapak dari bebatuan yang ada di bawah air. Bangku yang biasa dibuat duduk para pengunjung pun bisa jadi spot foto yang menarik.
Selama hampir 6 bulan, taman ini akan tenggelam dan akan menjadi surga bagi para penyelam. Pepohonan dan rumput yang tenggelam tidak akan layu dan kehilangan kesegarannya karena matahari musim panas terus memberi asupan cahaya yang cukup.
source :
www.foreignercn.com/index.php?option=com_content&view=article&id=8117:khanka-lake-the-largest-freshwater-lake-in-northeast-asia&catid=106:travel-in-heilongjiang&Itemid




























